Kamis, 31 Oktober 2019

Sistem Pakar 



Sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar.
Sistem pakar ini akan dapat membantu aktivitas para pakar sebagai asisten yang berpengalaman dan mempunyai asisten yang berpengalaman dan mempunyai pengetahuan yang dibutuhkan. Dalam penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan (inference rules) dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu atau lebih pakar dalam bidang tertentu. Kombinasi dari kedua hal tersebut disimpan dalam komputer, yang selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan keputusan untuk penyelesaian masalah tertentu.

Ciri-Ciri Sistem Pakar
Sistem pakar yang baik harus memenuhi ciri-ciri sebagai berikut :
• Memiliki informasi yang handal.
• Mudah dimodifikasi.
• Digunakan dalam berbagai jenis komputer.
• Mempunyai kemampuan untuk belajar beradaptasi.

Keuntungan Sistem Pakar
Banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar, seperti :

1. Membuat orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
2. Melakukan proses secara berulang secara otomatis.
3. Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.
4. Meningkatkan output dan produktivitas.
5. Meningkatkan kualitas.
6. Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang termasuk keahlian langka).
7. Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.
8. Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.
9. Memiliki reabilitas.
10. Meningkatkan kapabilitas sistem komputer.
11. Kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung        ketidakpastian.
12. Untuk media pelengkap dalam pelatihan.
13. Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
14. Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan

Kelemahan Sistem Pakar
Di samping memiliki beberapa keuntungan, sistem pakar juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain :

1. Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal.
2. Sulit dikembangkan. Hal ini tentu saja erat kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya.
3. Sistem Pakar tidak 100% bernilai benar.

Alasan Pengembangan Sistem Pakar, sistem pakar sendiri dikembangkan lebih lanjut dengan alasan :
• Dapat menyediakan kepakaran setiap waktu dan di berbagai lokasi.
• Secara otomatis mengerjakan tugas-tugas rutin yang membutuhkan seorang pakar.
• Seorang pakar akan pensiun atau pergi.
• Seorang pakar adalah mahal.
• Kepakaran dibutuhkan juga pada lingkungan yang tidak bersahabat.
Modul Penyusun Sistem Pakar
Menurut Staugaard (1987) suatu sistem pakar disusun oleh tiga modul utama yaitu :
1. Modul Penerimaan Pengetahuan (Knowledge Acquisition Mode) Sistem berada pada modul ini, pada saat ia menerima pengetahuan dari pakar. Proses mengumpulkan pengetahuan-pengetahuan yang akan digunakan untuk pengembangan sistem, dilakukan dengan bantuan knowledge engineer. Peran knowledge engineer adalah sebagai penghubung antara suatu sistem pakar dengan pakarnya.
2. Modul Konsultasi (Consultation Mode)
Pada saat sistem berada pada posisi memberikan jawaban atas permasalahan yang diajukan oleh user, sistem pakar berada dalam modul konsultasi. Pada modul ini, user berinteraksi dengan sistem dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh sistem.
3. Modul Penjelasan (Explanation Mode)
Modul ini menjelaskan proses pengambilan keputusan oleh system (bagaimana suatu keputusan dapat diperoleh).
Struktur Sistem Pakar :
1. Basis Pengetahuan (Knowledge Base)
Basis pengetahuan merupakan inti dari suatu sistem pakar, yaitu berupa representasi pengetahuan dari pakar. Basis pengetahuan tersusun atas fakta dan kaidah. Fakta adalah informasi tentang objek, peristiwa, atau situasi. Kaidah adalah cara untuk membangkitkan suatu fakta baru dari fakta yang sudah diketahui.
2. Mesin Inferensi (Inference Engine)
Mesin inferensi berperan sebagai otak dari sistem pakar. Mesin inferensi berfungsi untuk memandu proses penalaran terhadap suatu kondisi, berdasarkan pada basis pengetahuan yang tersedia. Di dalam mesin inferensi terjadi proses untuk memanipulasi dan mengarahkan kaidah, model, dan fakta yang disimpan dalam basis pengetahuan dalam rangka mencapai solusi atau kesimpulan.
3. Basis Data (Data Base)
Basis data terdiri atas semua fakta yang diperlukan, dimana fakta fakta tersebut digunakan untuk memenuhi kondisi dari kaidah-kaidah dalam sistem. Basis data menyimpan semua fakta, baik fakta awal pada saat sistem mulai beroperasi, maupun fakta-fakta yang diperoleh pada saat proses penarikan kesimpulan sedang dilaksanakan.
4. Antarmuka Pemakai (User Interface)
Fasilitas ini digunakan sebagai perantara komunikasi antara pemakai.dengan komputer.
Teknik Representasi Pengetahuan
Representasi pengetahuan adalah suatu teknik untuk merepresentasikan basis pengetahuan yang diperoleh ke dalam suatu skema/diagram tertentu sehingga dapat diketahui relasi/keterhubungan antara suatu data dengan data yang lain. Teknik ini membantu knowledge engineer dalam memahami struktur pengetahuan yang akan dibuat sistem pakarnya. Terdapat beberapa teknik representasi pengetahuan yang biasa digunakan dalam pengembangan suatu sistem pakar, yaitu
a. Rule-Based Knowledge
Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk fakta (facts) dan aturan (rules). Bentuk representasi ini terdiri atas premise dan kesimpulan.
b. Frame-Based Knowledge
Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk hirarki atau jaringan frame.
c. Object-Based Knowledge
Pengetahuan direpresentasikan sebagai jaringan dari obyek-obyek. Obyek adalah elemen data yang terdiri dari data dan metoda (proses).
d. Case-Base Reasoning
Pengetahuan direpresentasikan dalam bentuk kesimpulan kasus (cases).
Inferencing dengan Rule : Forward dan Backward Chaining
Inferensi dengan rules merupakan implementasi dari modus ponen, yang direfleksikan dalam mekanisme search (pencarian). Dapat pula mengecek semua rule pada knowledge base dalam arah forward maupun backward. Proses pencarian berlanjut sampai tidak ada rule yang dapat digunakan atau sampai sebuah tujuan (goal) tercapai. w:st=”on”Ada dua metode inferencing dengan rules, yaitu forward chaining atau data-driven dan backward chaining atau goal-driven.
a. Backward chaining
• Menggunakan pendekatan goal-driven, dimulai dari ekspektasi apa yang diinginkan terjadi (hipotesis), kemudian mengecek pada sebab-sebab yang mendukung (ataupun kontradiktif) dari ekspektasi tersebut.
• Jika suatu aplikasi menghasilkan tree yang sempit dan cukup dalam, maka gunakan backward chaining.
b. Forward chaining
• Forward chaining merupakan grup dari multiple inferensi yang melakukan pencarian dari suatu masalah kepada solusinya.
• Jika klausa premis sesuai dengan situasi (bernilai TRUE), maka proses akan meng-assert konklusi.
• Forward chaining adalah data-driven karena inferensi dimulai dengan informasi yang tersedia dan baru konklusi diperoleh.
• Jika suatu aplikasi menghasilkan tree yang lebar dan tidak dalam, maka gunakan forward chaining.
Sumber : https://3onoikom.wordpress.com/materi-kuliah/sistem-pakar/

Jumat, 26 April 2019

Kalimat Berbagai Jenis Kata

Kalimat Dalam Berbagai Jenis Kata



Sinonim

1. Semua yang kau katakan kepada ku Bohong.
    Jangan ada Dusta diantara mereka.

2. Aku sangat Senang karena diberikan hp dengan ibu ku.
    Aku sangat Bahagia karena keluarga berkumpul kembali.

3. Disini sangat Laku barang barangnya.
    Disini juga Laris barang barangnya.

4. Dia sangat Hobi melakukan itu.
    Aku sangat Gemar membuat ini.

5. Kita jangan kalah dengan Strategi mereka.
    Aku punya Taktik yang bagus.

Antonim

1. Kelinci itu sangat Cepat lari nya.
   Kura kura itu sangat Lambat lari nya.

2. Hebat sekali kota ini sudah sangat Canggih dalam teknologi.
    Kota ini masih terasa Kuno dalam hal teknologi.

3. Saat itu aku melihat muka seorang cewek Paras nya mirip dengan teman saya.
    Siapa orang itu dia Wajah nya sangat cantik sekali.

4. Tembakan dari orang itu Tepat sasaran.
    Tapi tembakan orang itu Meleset dari orang sebelumnya.

5. Aku akan pergi Pergi sekarang.
    Dan akan Pulang besok.


Homofon

1. Besok tetangga itu akan pergi ke Serang dengan kereta.
    Kota itu telah di Serang oleh negara tetangga.

2. Band itu musiknya beraliran Rock.
    Itu cewek pergi dengan corak Rock yang aneh.

3. Anak itu pergi diantara Selang waktu beberapa menit.
    Tetangga itu menyelesaikan Selang waktu dari rekor sebelumnya.

4. Tugas dia hanya menutup Rapat pintu itu.
    Kita akan melakukan Rapat mendadak.

5. Akhirnya aku Bisa melakukan ujian ini.
    Kamu pasti Bisa melakukanya.

Homonim

1. Band itu musiknya beraliran Rock.
    Itu cewek pergi dengan Rok yang panjang.

2. Ari mempunyai Tujuh buah apel yang di tasnya.
    Santi akan ke tempat Tuju an nya berada.

3. Pasta gigi ani rasanya Mint.
    Lomba ini Min 10 orang untuk dimulai.

4. Pada saat Bulan ini fahmi akan pulang kampung.
    Bulan sekang sangat indah untuk dilihat.

5. Bayaran ini tadi ke Selip dimana.
    Slip ini punya tagihan berapa.

Homograf

1. Setiap rumah pasti ada Keset didepan pintu.
    Noda piring ini sangat Keset kalau ada.

2. Kota itu selalu di Serang oleh bandit.
    Jamika akan Pergi ke Serang saat sore hari.

3. Ayah akan pergi ke mall dulu untuk beli buah Apel.
    Orang itu akan jadi pemimpin Apel sementara.

4. Ibu akan beli Tahu itu dipasar.
    Nani Tahu kalau itu akan diambil.

5. Kalau kita makan tidak pakai Kecap rasanya tidak enak.
    Kenapa orang itu Kecap kalau makan.

Denotasi

1. Meja Hijau itu sangat enak dilihat.

2. Orang itu kemarin memakai baju Tangan Panjang.

3. Aku ingin beli Benang Merah di toko.

4. Kenapa dia beli Kambing Hitam disitu. 

5. Tadi aku menerima pemberian dari dia dengan Tangan Kanan.

Konotasi

1. Kenapa dia selalu jadi Kambing Hitam disitu.

2. Kasus tersebut masuk ke Meja Hijau.

3. Dia hanya Tangan Kanan dari beberapa orang penting.

4. Aku tidak Angkat Tangan sebelum tau apa yang tau dimaksud.

5. Maling itu Tangan Panjang yang akan ditangkap.

Abstrak

1. Seseorang harus terima dengan Cobaan tersebut.

2. Makanan orang itu sangat enak kalau dimakan.

3. Yuki sangat suka ke Laut, sehingga selalu senang.

4. Akibat dari masalah itu Tante Ani jadi kena masalah.

5. Putri sangat suka Mainan terus sehingga selalu dimainkan.

Umum

1. Karena susi sakit dokter itu Mendatangi rumahnya.

2. Aku Melihat kalau kita akan bisa mengatasinya.

3. Pemandangan itu sangat Indah kalau dilhat langsung.

4. Orang itu Selalu Membawa koper itu kemana mana.

5. Kita Sependapat dengan tawaran itu.

Khusus

1. Ani mampir ke toko yang mewah saat itu.

2. Orang itu melototi cewek lain.

3. Aku masih kuat mengadapi semuanya.

4. Kita sepakat saat itu juga.

5. Aku tau kalau orang itu menawan.

Populer

1. Kita dapat peringkat pertama saat lomba.

2. jambret itu jatuh dan diamukan massa.

3. Pemimpin sudah observasi kepada semuanya.

4. Kisah timun emas tidak nyata.

5. Mobil itu membawa barang dari dalam negeri.

Kajian

1. Amin selalu mendapat kan rangking 1 dikelasnya.

2. Produk itu masih belum laris dipasaran.

3. Pelaku bom bunuh diri meledak dibagian interpool.

4. Cerita dongeng terasa fiktif.

5. Pemimpin tiba tiba mengubah agenda.

Jargon

1. Seminar yang akan diadakan merupakan untuk para adik adik.

2. Amin mendapatkan tawaran kerja di bidang teknologi.

3. Warung itu selalu dikelolah oleh orang itu.

4. Pihak berwenang saat menyelidiki dirumah itu menemukan sesuatu.

5. Orang itu sangat dibenci oleh para warga.

Slang

1. Ana selalu lebay didepan publik.

2. 2 orang itu seperti cabe cabean sambil naik motor.

3. Yuki yang akhirnya dicintai ternyata di php in.

4. Amin sangat senang karena ada yang menembak dirinya.

5. kenapa orang itu sangat lebay disini.

Meluas

1. Guru itu memberikan bimbingan kepada murid murid.

2. Liburan kali ini saya singgah ke rumah kakak.

3. Anak itu ditahan kepada polisi.

4. Amin memegang kemudi di tempat itu.

5. Dia selalu jadi benih masalah.

Menyempit

1. Setiap malam ibu membuat susu buat adik perempuan.

2. Setiap sabtu keluarga itu selalu liburan.

3. Amin mengambil jurusan Sistem informasi di kampus itu.

4. Amin bercita cita menjadi programer yang hebat.

5. Kuromin adalah seorang it yang hebat.

Sinestesia

1. Orang padang dikenal bicara nya aneh.

2. Tina selalu senyum setiap saat membuatnya disenengin oleh warga.

3. Orang itu sangat dicari dimenjadi buronan polisi sudah lama.

4. Kita bertatap tajam sambil fokus apa yang dipikirkan.

5. Hari ini dia mendapatkan masalah sehingga orang itu sangat dingin kepadanya.

Amelioratif

1. Orang itu membuka sekolah untuk orang yang khusus.

2. Sudah beberapa bulan orang itu sudah menjadi kaki tangan oleh sebuah negara.

3. Orang itu adalah tunanetra sehingga banyak yang bantu dengan keterbatasan nya .

4. Amin membutuh asisten kantor untuk membuat pekerjaan makin mudah.

5. Komplek disana melakukan donasi untuk tunawisma dengan ikhlas.

Peyoratif

1. Kuromin dan Meziya akan kawin 2 tahun (kawin - menikah).

2. Kawanan kambing itu digiring ke sebuah mobil besar. (kawanan - gerombolan).

3. Orang itu talak karena masalah yang kecil. (talak - cerai).

4. Tetangga disana meninggal beberapa hari yang lalu. (meninggal - mati).

5. Toko itu ada 50 pramuniaga setiap bulannya.

Asosiasi

1. Tontonan televisi itu mmebuat semua mengocok perut karena lucu.

2. Nasihat yang kamu kasih tadi hanya masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri.

3. Orang itu emang kepala batu, karena semua nasihat akan dibuang.

4. Banyak sekali uang bonus dari para penjabat yang nakal.

5. Dia menyeret kasus orang tersebut kedalam pengadilan hanya masalah kecil. 
    

Jumat, 18 Januari 2019

Manfaat Teknologi

Manfaat Teknologi dan Modern


Seiring dengan perkembangan jaman yang makin maju, teknologi pun kian berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan teknologi modern tahun demi tahun selalu memunculkan inovasi baru yang bisa menunjang serta mempermudah aperkerjaan manusia.
Hasil perkembangan teknologi tersebut memiliki banyak manfaat yang bisa dinikmati oleh manusia, mulai dari kendaraan, alat komunikasi, hinga perabotan rumah tangga. Teknologi modern tentu sangat membantu dalam proses pekerjaan, oleh karena itu teknologi modern sudah diterapkan di industri, pertanian juga pendidikan dengan tujuan untuk membantu perekonomi masyarakat.



Manfaat Perkembangan Teknologi Modern
1.Mudah Mengakses Informasi

   Di zaman yang serba cepat ini, kamu bisa dengan mudah mengakses informasi dimanapun anda berada, anda bebas mencari informasi sambil bersantai menikmati kopi di rumah. Contoh informasi yang ditawarkan teknologi adalah dengan adanya akses Youtube, dengan memasuki Youtube anda bisa bebas mencari informasi yang anda butuhkan, misalnya jika anda ingin belajar memasak, belajar gitar dan lain-lain.
2.Jaringan Sosial
Dengan adanya manfaat teknologi, kamu bisa dengan mudah menemukan teman-teman lama kamu yang lama tidak kamu jumpai, misalnya dengan menggunakan sosial media Facebook. Dan tidak hanya bisa menemukan teman lama kamu, tapi kamu juga bisa menemukan teman-teman baru yang ada di sekeliling kamu ataupun yang berada jauh dari lokasi kamu.
3.Mempermudah Dalam Proses Belajar

Belajar adalah suatu proses yang sangat penting, bahkan negara dikatakan negara maju jika memiliki murid-murid yang berprestasi. Salah satu manfaat teknologi yaitu mempermudah proses belajar dan pembelajaran. Dengan teknologi, murid akan menjadi lebih mudah belajar. Misalnya dengan adanya laptop dan internet maka muncullah suatu gagasan sekolah online atau jarak jauh. Murid tidak perlu lagi datang ke sekolahan.
4. Menciptakan Lahan Pekerjaan
Di zaman yang serba canggih ini, segala sesuatunya dihubungkan dengan teknologi. Salah satunya adalah jual beli online. Dengan adanya internet dan smartphone, kamu bisa membuka toko anda sendiri walaupun tanpa modal. kamu bisa menawarkan barang dagangan kamu ke mana saja yang kamu mau.
5. Mempersingkat Waktu Pekerjaan
Manfaat teknologi sangat banyak sekali dan salah satu manfaat yang paling populer adalah teknologi transportasi. Tidak diragukan lagi bahwa transportasi adalah sesuatu hal yang sangat penting bagi manusia.
6. Membantu Dalam Proses Pertanian

Manfaat teknologi selanjutnya adalah mempermudah para petani dalam bercocok taman, jika orang dulu hanya mengandalkan sapi atau manusia untuk membajak sawah, maka lain halnya dengan zaman sekarang. Anda bisa duduk manis ditempat, karena mesin pembajak yang akan bekerja untuk anda. Dengan kemudahan-kemudahan ini membuat para petani akan menjadi lebih kreatif dan inovatif.